Prawacana Grup Adaro kembali menjadi sorotan pasar setelah saham-saham utamanya menunjukkan penguatan signifikan. Kenaikan ini tidak terjadi tanpa alasan, melainkan didorong oleh sejumlah katalis positif yang memperkuat prospek bisnis masing-masing entitas di dalam grup. Mulai dari peningkatan harga komoditas, ekspansi hilirisasi, hingga potensi dividen yang menarik, semuanya berkontribusi terhadap optimisme investor terhadap kinerja Grup Adaro ke depan. ADMR: Diuntungkan Permintaan Baja dan Proyek Hilirisasi Aluminium PT Adaro Minerals Indonesia Tbk (ADMR) memiliki fokus utama pada produksi batu bara metalurgi atau coking coal, yaitu jenis batu bara yang digunakan sebagai bahan baku utama dalam pembuatan baja. Selama industri baja global tetap tumbuh—terutama didorong oleh pembangunan infrastruktur dan perkembangan kendaraan listrik (EV)—permintaan terhadap komoditas ini diperkirakan tetap kuat. Saat ini, harga coking coal tercatat meningkat sekitar 1% menjadi US$225 per ton, yang mem...
|# Berbagi insight, strategi, dan perjalanan membangun financial independence. 📊